Skip to content
View of Indonesia
  • About
  • Services
  • Expertise VOI
    • Outbound
    • Gathering
  • Indonesia
    • Banten
    • West Java
    • Central Java
    • East Java
    • Nusa Tenggara
  • Gallery
  • Contact

Kuningan

  • September 6, 2018December 15, 2018

Kuningan adalah salah satu kabupaten di Jawa Barat yang memiliki wisata alam yang indah dengan daerah yang berlimpah kekayaan alam, kesejukan udaranya, air terjun, gunung, bukit dan air panas hingga hijaunya alam kuningan akan menjadi pemandangan yang luar biasa.

Waduk buatan yang dibangun semenjak tahun 1958 memiliki luas sekitar 425 hektar. Dikelilingi oleh bukit dan lembah serta pemandangan yang indah dengan udara yang sejuk. Waduk Darma juga menjadi kesukaan bagi para pemancing, sambil berwisata di waduk mereka dapat melakukan aktifitas memancing ikan di tepian waduk atau dengan menaiki perahu. Selain itu terdapat beberapa kolam penangkaran ikan hasil budidaya warga setempat, dibeberapa lokasi diperbolehkan untuk tempat memancing. Terdapat juga sebuah pulau di tengah waduk bernama Munjul Goong.

Sumber air di Waduk Darma ini berasal dari Sungai Cinangka dan Sungai Cisalak, kemudian air yang ada di waduk digunakan untuk irigasi sawah di Kabupaten Kuningan hingga ke Kabupaten Cirebon dan juga digunakan untuk air minum oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kuningan dan sekitar Cirebon.

Curug Putri merupakan wisata alam yang terletak dekat dengan Bumi Perkemahan Palutungan di Kabupaten Kuningan serta disamping curug terdapat jalur pendakian ke Gunung Ciremai. Kawasan hutan dan air terjun yang terletak di kaki Gunung Ciremai dikelilingi tebing dan pepohonan yang lebat, menjadikan suasana wisata disini sangat alami. Ketinggian curug ini sekitar 20 meter dan air yang sangat jernih karena berasal dari mata air pegunungan. Dinamakan Curug Putri karena air terjun ini jika dilihat seperti seorang putri yang berdiri tampak samping sedang menengok ke atas dan berambut panjang.

Bukit Panembongan memberikan pemandangan alam bukit dan hutan yang masih sangat terjaga keasriannya. Udara dingin dan kabut yang menyelimuti lembah dipemukiman warga sekitar sangat layak dinikmati. Lokasi Bukit Panembongan berada di Tenggara  dari Kota Kuningan, maka tepat sekali jika dari sisi lokasi ini untuk menikmati matahari terbit di pagi hari menghadap ke Timur.

Telaga Biru atau masyarakat sekitar menyebut Situ Cicerem yang terletak di kaki Gunung Ciremai. Telaga ini dikelilingi pepohonan rindang, warna air biru tosca dan jernih menjadikan tempat ini eksotis. Terdapat juga di telaga ini beragam ikan yang membuat semakin lengkap. Aktivitas di Telaga Biru ini adalah memancing dan flying fox yang langsung terjun ke air di telaga.

Air yang jernih, udara yang sejuk dan sekitar hutan yang rimbun membuat lokasi wisata ini sangat asri dinamakan Telaga Nilem. Sumber air telaga ini berasal dari mata air Gunung Ciremai dan membuat air di Telaga Nilem sangat bersih hingga terlihat seperti kaca. Dasar telaga ini adalah bebatuan dan kerikil yang banyak ditumbuhi ganggang dan lumut.

Telaga Remis ini adalah sebuah danau yang letaknya di kaki Gunung Ciremai dan danau paling besar dari dua danau yang berdekatan dengan Telaga Nilem dan Telaga Biru. Keheningan suasana di Telaga Remis dengan udara yang sejuk, pemandangan asri dan permai dilengkapi dengan pepohonan pinus yang tinggi menjadikan telaga ini berwarna hijau tosca akan membuat kita terasa tenang dan nyaman.

Majalengka

  • September 6, 2018December 15, 2018

Kabupaten Majalengka merupakan sebuah kota di Jawa Barat yang memiliki alam pegunungan yang indah. Wisata di Majalengka memiliki keunikan tersendiri dan berdekatan dengan Gunung Ciremai yang merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat.

Terasering Panyaweuyan Argapura, yang ada di Kabupaten Majalengka saat ini disebut destinasi agrowisata. Keindahan terasering di Panyaweuyan tidak kalah dengan terasering Jatiluwih atau Tegalalang yang ada di Bali. Terasering ini menjadi daya tarik pengunjung karena ladang yang berundak-undak di sekitar kaki Gunung Ciremai. Ladang tanaman ini ditanami oleh petani yaitu: bawang merah, bawang putih, daun bawang dan kol. Bagi pecinta fotografi mengabadikan pemandangan ini sangat tepat di pagi hari sebelum matahari terlihat di balik Gunung Ciremai dan terasering diselimuti kabut.

Puncak Sawiyah merupakan sebuah perkebunan yang terletak di Desa Sangiang Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka yang berdekatan dengan hutan lindung di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Ketinggian Puncak Sawiyah kurang lebih 1300 diatas permukaan laut dengan udara yang dingin, tanah yang subur dan melihat aktivitas para petani bercocok tanam.

Puncak Sawiyah memiliki pesona alam, beberapa kawasan pegunungan terlihat dengan jelas disaat cuaca cerah dari puncak ini seperti Gunung Galunggung dan Gunung Papandayan. Tidak jauh dari lokasi pemandangan di Puncak Sawiyah terdapat sebuah air terjun yang dikenal dengan nama Curug Sawiyah atau Curug Genclang yang dapat ditempuh sekitar 40 menit dengan berjalan kaki.

Nama lain Curug Muara Jaya atau disingkat Curug Maja adalah Curug Apuy yang terletak di aliran Sungai Muara. Keberadaan air terjun ini masih sangat alami dilengkapi dengan lembah dan bukit yang ditumbuhi pepohonan. Air terjun yang bertingkat 2 ini masih di kaki Gunung Ciremai dengan ketinggian keseluruhan air terjun mencapai sekitar 73 meter. Air terjun tingkat pertama yang dinamakan Curug 1 merupakan air terjun utama yang jatuh dari ketinggian sekitar 60 meter dan air terjun tingkat kedua yang dinamakan Curug 2 merupakan air terjun pendek yang hanya setinggi sekitar 13 meter.

Theme by Colorlib Powered by WordPress