Garut
Garut tidak hanya mengenal wisata alam pegunungan dan kuliner yang lezat tetapi juga tentang kekayaan alam yang ada di garis pantai yang terpanjang di Jawa Barat. Garut menjadi salah satu potensi pariwisata yang wajib dikunjungi dan dinikmati. Beberapa pantai selatan yang dimiliki Garut bisa dikunjungi dengan berkendara. Sepanjang pantai selatan memiliki potensi yang unik dan indah.
Pulau Santolo yang berlokasi di Kabupaten Garut memiliki keunikan fenomena yang unik dan hanya terjadi di dua tempat diseluruh dunia, salah satunya di Perancis dan Indonesia. Di pantai ini air laut mengalir ke sungai bukan sebaliknya, fenomena yang terjadi di muara Sungai Cilauteureun ini lah yang menarik untuk dikunjungi. Menuju pulau Santolo, dari pantai utama harus menyeberangi Sungai Cilauteureun sekitar 50 meter dengan menggunakan perahu nelayan.
Di pulau ini pantainya berupa karang sehingga harus memakai alas kaki untuk berjalan. Selain itu di Pulau ini bisa melihat ombak dari laut lepas menghempas pantai karang. Biota-biota laut yang terjebak diantara rongga-rongga batu karang juga menjadi pemandangan yang menarik dan lucu. Tidak hanya biota laut, karang dan pantai, di pulau ini terdapat dermaga peninggalan Belanda pada tahun 1850.
Memiliki pasir pantai yang halus. Di beberapa bagian pantai terdapat batu-batuan dan tebing yang cukup tinggi. Pada malam hari pantai ini asik untuk bersantai.
Pantai Manalusu bersih dengan pasir putih yg membentang ke barat, sedangkan di sisi lain pantai dengan karang. Suasana disini sangat sepi, tempat yang sangat baik untuk bermain air dan berenang di pantai.
Keindahan hamparan karang, muara sungai yang kecil serta pepohonan yang tumbuh disekitar pantai memberikan warna yang alami di pantai Cicalobak.
Merupakan sebuah tebing yang berada tepat dibibir pantai dan dibawahnya terdapat goa. Dan di dalam goa ini banyak sekali kelelawar hampir berpuluh-puluh ribu kelelawar yang hinggap. Ditebing ini tempat sangat memanjakan mata untuk melihat matahari terbit (Sunrise) dari balik bukit.
Puncak Guha juga adalah tempat bertemunya kedua tokoh utama Kugy dan Keenan yang ada di buku Dee berjudul PERAHU KERTAS by Dewi Lestari, tahun 2009 dan difilmkan pada tahun 2012 sekaligus lokasi shootting PERAHU KERTAS 2.









